Categories: Metro

Anggota DPRD Medan Apresiasi Terobosan Investasi Rp14,5 Triliun di Era Rico–Zaki: “Ini Efek Domino untuk Rakyat”

MEDAN – Di tengah dinamika roda pemerintahan yang baru berjalan satu tahun, kepemimpinan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap menuai angin segar dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan.

Sorotan positif itu datang dari Anggota DPRD Kota Medan, Ahmad Afandi Harahap, yang secara khusus mengapresiasi kinerja luar biasa dalam sektor investasi dan perluasan lapangan kerja.

Bukan tanpa alasan, Afandi begitu ia akrab disapa menyoroti lonjakan fantastis realisasi investasi di Kota Medan yang mencapai angka Rp14,5 triliun.

Capaian ini tidak hanya sekadar memenuhi target, tetapi sukses melampaui ekspektasi yang dipatok di angka Rp7,6 triliun. “Ini sinyal positif yang sangat kuat,” tegas Afandi dalam keterangannya, kemarin.

Menurut politisi tersebut, keberhasilan ini bukanlah kebetulan. Afandi menilai, gebrakan Pemerintah Kota (Pemko) Medan dalam membuka diri terhadap investor dengan memangkas birokrasi yang berbelit menjadi magnet utama.

“Masuknya investor bukan sekadar angka di atas kertas. Ini menunjukkan adanya kepercayaan dunia usaha terhadap stabilitas kebijakan, kepastian layanan perizinan, dan keseriusan pemerintah kota dalam menciptakan iklim usaha yang ramah investasi,” ujarnya dengan penuh optimisme.

Baca Juga : Setahun Kepemimpinan Rico-Zaki: Mewujudkan “Medan Untuk Semua” dengan Solusi Nyata dan Sinergitas Kuat

Namun, yang paling membanggakan bagi Afandi adalah dampak nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat terbukanya puluhan ribu lapangan pekerjaan baru. Ia menyebutnya sebagai efek domino yang selama ini dinanti-nantikan.

“Ketika investasi tumbuh, lapangan kerja ikut terbuka. Ini efek domino yang paling dirasakan masyarakat. Artinya, kebijakan pro-investasi Pemko Medan sudah berada di jalur yang benar. Ini bukan hanya tentang peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tapi tentang perut kenyang dan keluarga sejahtera,” tambahnya.

Meski memberikan apresiasi setinggi-tingginya, Afandi tidak ingin pemerintahan Rico–Zaki cepat berpuas diri. Ia mendorong agar fokus pembangunan tidak hanya berhenti pada kuantitas investasi semata. Lebih dari itu, kualitas investasi harus menjadi perhatian utama.

Ia menginginkan agar investasi yang masuk memiliki dampak jangka panjang, ramah lingkungan, serta secara aktif memberi ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk masuk dalam rantai pasok industri raksasa tersebut.

“Jangan sampai investor besar datang, tapi UMKM kita hanya jadi penonton di rumah sendiri. Pemerintah harus menjadi jembatan emas antara investor dan pelaku usaha lokal,” pesannya.

Terakhir, legislator ini menyentuh aspek paling krusial: kesiapan sumber daya manusia (SDM) lokal. Afandi mengingatkan bahwa lapangan kerja yang melimpah akan sia-sia jika tidak diisi oleh tenaga kerja kompeten asli Medan.

Ia mendesak Pemko Medan untuk segera memperkuat program pelatihan vokasi dan menciptakan link and match yang nyata antara lulusan sekolah dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

“Ke depan, saya berharap Pemko Medan memperkuat pelatihan vokasi dan link and match dengan dunia usaha. Dengan begitu, anak-anak Medan tidak hanya jadi penonton, tapi menjadi pelaku utama dalam pertumbuhan ekonomi kota. Mereka harus menjadi tuan di negeri sendiri,” pungkasnya.

Capaian ini diharapkan menjadi pondasi kokoh menuju Medan yang lebih maju, berdaya saing, dan sejahtera di bawah komando kepemimpinan Rico–Zaki. (FD)

Recent Posts

Akui Keliru Terbitkan SE Daging Non Halal, Wali Kota Medan Tak Berani Temui Pendemo Langsung

MEDAN - Sejumlah massa yang terdiri dari beberapa aliansi, pedagang dan penikmat daging non halal…

27 Februari 2026

Ribuan Massa Kepung Kantor Wali Kota Medan, Tolak Surat Edaran Dinilai Diskriminatif terhadap Pedagang Daging Babi

MEDAN - Ribuan massa dari berbagai elemen masyarakat pedagang dan konsumen daging babi menggelar aksi…

26 Februari 2026

GP Al Washliyah Desak Presiden Copot Dirut PT Agrinas, Aminullah Minta KPK Usut Aktor Impor 105 Ribu Pikap India

JAKARTA - Gelombang penolakan terhadap rencana impor 105 ribu mobil pikap asal India oleh PT…

25 Februari 2026

Paripurna Perubahan Perda Sistem Kesehatan, Afif Singgung Birokrasi di Rumah Sakit

MEDAN – Sebuah pernyataan keras dan menggugah hati meluncur dari mulut Anggota DPRD Kota Medan,…

25 Februari 2026

Safari Ramadan Simalungun Sasar 37 Masjid, 207 Personel Diterjunkan

SIMALUNGUN – Pemerintah Kabupaten Simalungun resmi meluncurkan Tim Safari Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi yang akan…

24 Februari 2026

Jelang Ramadan, Pemkab Simalungun Gaspol Pangan Murah

SIMALUNGUN – Pemerintah Kabupaten Simalungun menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Pekan Tapian Dolok, Kecamatan…

24 Februari 2026